Asosiasi Dietisien Indonesia

Selamat bergabung dengan Asosiasi Dietisien Indonesia DPD Jawa Tengah. Silahkan daftarkan diri anda untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami. More »

Ahli Gizi Indonesia

Kami mengundang para Ahli Gizi di Indonesia untuk bergabung bersama kami. More »

 

JADWAL ACARA TID DAN SOSIALISASI HDC NEPHRISOL 2015 DI 7 KOTA/DPD AsDI

jadwal asdi

 

Note : PIC Kalbe Nephrisol D (Vitria Jayaputra, HP : 08568895558)

Dewan Juri

Ketua

Tuti Soenardi, B.Sc (HP : 0816771512, rumah : 021-7262833)

Anggota

Susirah Soetardjo, M.Sc (HP : 08161936323)

Kusindrati Soedibyo, MCN, MARS (HP/WA : 081297971167)

Lilik Sri Hartati Raubun, SKM (HP : 08161166809)

Edith Sumedi, SKM, M.Sc (HP/WA : 08558800000)

Baksos

DSC01923 IMG_20150110_144637 DSC01931

Bakti Sosial AsDI Jateng Di Lokasi Korban Bencana Tanah Longsor Banjarnegara

AsDI Jateng mengadakan bakti sosial di lokasi korban bencana tanah longsor Banjarnegara, 10 Januari 2015 dalam rangka Hari Gizi Nasional.
Bantuan diberikan kepada 27 keluarga yang kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggalnya. Bantuan diserahkan oleh ketua AsDI Jateng, Bpk. Iman Kukuh Adijaya, SGz disaksikan Kepala Desa setempat.

DSC01931

DSC01923

 

Materi Seminar PERSAGI Februari 2015

Silahkan download materi Seminar PERSAGI Februari 2015 melalui link dibawah ini :

1. Diet REST Untuk Berprestasi

2. Obesitas Pada Anak

3. POSYANDU

 

 

 

Seminar “Asuhan Gizi Pada Pasien Dengan Penyakit Ginjal Kronik”

Seminar AsDI Jateng 2014

 

Susunan Acara Seminar AsDI

Diet Mediteranian Efektif Turunkan Gula Darah

Diet rendah karbohidrat yang dikenal dengan gaya Mediteranian lebih efektif daripada diet rendah lemak dan kalori lain yang digunakan untuk mengendalikan diabetes.Demikian Jurnal Annals of Internal Medicine mengungkap.
Diet ini tak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga mengontrol kadar gula, menunda kebutuhan penurunan gula darah dan mengurangi risiko serangan jantung.
Pola makan gaya Mediteranian umumnya berarti mengonsumsi banyak buah, sayur, biji-bijian, mengurangi konsumsi daging merah dan makanan olahan. Sementara lemak diperoleh dari minyak zaitun.
Baik diet Mediteranian dan diet rendah lemak direkomendasukan untuk menurunkan berat pada mereka yang obesitas sekaligus menderita diabetes tipe 2. Meski begitu, penelitian untuk membandingkan dua jenis diet ini hanya sedikit.
Karena itu, Dr. Dario Giugliano, dari University of Naples, Italia, dan rekannya melakukan pemeriksaan acak terhadap 215 pasien diabetesi tipe 2 untuk menjalani diet rendah karbohidrat gaya Mediteranian atau diet rendah lemak  selama empat tahun
Para ahli gizi dan ahli diet mengecek perkembangan tiap bulan selama tahun pertama dan dua bulan sekali di tahun-tahun berikutnya. Setelah empat tahun, hanya 44 persen pasien kelompok diet gaya Mediteranian yang butuh pengobatan untuk menurunkan kadar gula darahnya dibanding kelompok diet rendah lemak yang mencapai 70 persen.
Setelah setahun, pasien yang berdiet gaya Mediteranian mengalami penurunan berat badan lebih banyak dibanding kelompok lain. Bahkan, kolesterol baik “HDL” pelaku diet ini meningkat sementera kadar trigliseridanya menurun. Tentu efek ini sangat baik bagi kesehatan jantung.
Temuan, kesimpulan para peneliti, “mendesakkan pesan penting akan manfaat perubahan pola hidup dalam mengobati penyakit tertentu daripada bergantung pada obat.